Sekedar sumbang puisi untuk mengenang saudara kita yang tertimpa bencana
Ketika Bumi Murka Ibu pertiwi kini dirundung gundah gulana
- Peristiwa demi peristiwa berlalu begitu saja....Sedih dan duka nestapa dimana-mana....Alam yang ramah kini berubah menjadi murka....Menebarkan bencana dimana-mana....
- Semua bencana adalah akibat ulah manusia... Karena kita berbuat semena-mena...Hutan gundul nyaris tiada sisa.... Pertanda kerakusan manusia tiada tara.....
- Kini ribuan manusia jadi merana..... Tercampak, tertindas dan tersiksa...Akankah alam berhenti menebar petaka... Dan kita bersanding bersamanya....??
- Letusan gunung dan tsunami dimana-mana... Adalah pertanda murka alam yang nyata....Masihkah kita akan terus diam dan terlena... Hingga kapan bencana selalu mendera....
- Wahai manusia yang berlumur dosa..... Hentikanlah kesemena-menaan sekarang juga...Agar bumi dapat tersenyum dan menatap iba... Kepada manusia penghuni alam raya....
- Alam dan manusia harus hidup bersama.....Kembali bergenggaman tangan melangkah seayun dan seirama.....Menghadapi masa depan yang bahagia....DIbawah naungan dan ridho Allah Subhanahu wata'ala.... AMIN!
Saudara-saudaraku sekalian, mari kita sejenak menundukkan muka menyusun sepuluh jari dan meminta ampunan kepadaNya. Segala bencana datang dari Allah SWT sebagai akibat ulah kita juga. Tidak perlu kita berteori dan beralasan ilmiah, karena sudah jelas dalam surah Al Zalzalah ayat 1 - 5 Allah berfirman:
" Izazul zilatil ardlu zilzalaha.....(Apabila bumi diguncangkan dengan goncangan yang dahsyat)
"Wa akhrozatil ardlu asqolaha....(Dan bumi telah mengeluarkan beban berat yang dikandungnya)
"Wa qolal insanu malaha....? Dan manusia bertanya: MENGAPA BUMI JADI BEGINI?)
"Yaumaizin tuhadditsu akhbaroha....(Pada hari itu bumi menceritakan beritanya)
"Bianna robbaka awhalaha...(Karena sesungguhnya tuhanmu teleh memerintahkan
(yang demikian itu) kepadanya.
Sungguh kejadian di negeri kita adalah AZAB yang diturunkan karena kita mungkin terlena dan telah melupakanNYA. Ayat diatas jelas maknanya, bahwa guncangan bumi (baca gempa dan sejenisnya) memang perintah Allah kepada bumi, sebagai satu isyarat agar kita mawas diri, introspeksi dan segera mengenyahkan kesombongan yang ada pada diri kita. Ketahuilah bahwa kesombongan hanya milik Allah semata, kita tidak memiliki apa-apa untuk disombongkan. Manusia teramat lemah dimata Allah, sebab ternyata ketika musibah itu terjadi kita manusia hanya bisa bertanya, MENGAPA BUMI JADI BEGINI? Kita hanya mampu berteori, mengadakan diskusi tanpa solusi baik dari ilmu vulakonologi, ilmu cuaca dan disiplin ilmu lainnya. Sementara itu bumi (baca alam) terus bergolak menebar bencana. Mari kita tunjukkan kepedulian dan keprihatinan kita dengan membantu sesama, karena mereka juga adalah saudara kita, anak bangsa, BANGSA INDONESIA. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar